Kopi-kopi Lokal Indonesia yang Telah Mendunia!

Wajib Dibaca Juga!

Indonesia terkenal dengan kualitas ekspor kopinya yang patut diacungi jempol, bahkan beberapa negara telah mempercayai Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kopinya.

Bahkan saat ini coffee shop tengah menjadi trend dikalangan masyarakat luas. Coba hitung saja ada berapa jumlah coffe shop disekitar rumahmu, banyak kan?

Lalu, apakah kalian sudah mengenali jenis-jenis kopi yang ada di Indonesia? Yuk, kita simak bersama:

1. Kopi Gayo

Shutterstock/MIB stockimages

Kopi Indonesia yang telah mendunia pertama adalah kopi Gayo. Kopi ini berasal dari dataran tinggi Gayo yang berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Jenisnya ada arabika dan juga robusta serta memiliki ciri khas yang berbeda-beda.

Perbedaan ini disebabkan oleh perlakuan kopi yang berbeda berdasarkan ketinggian lahannya serta proses penanamannya.

2. Kopi Toraja

Shutterstock/Steve Barze

Kopi Indonesia yang telah mendunia selanjutnya adalah kopi Toraja. Kopi Toraja memiliki dua jenis kopi asli yang merupakan dari Sulawesi Selatan ini, yakni kopi arabika dan robusta.

Namun, sebagian besar merupakan kopi jenis arabika karena kondisi geografis di sana yang sangat memungkinkan untuk menanam kopi arabika. Kopi Toraja sendiri juga merupakan langganan orang-orang Jepang yang membuka usaha kedai kopi di negara asalnya.

Setiap tahun permintaan impor dari negeri matahari terbit itu selalu ada dan cenderung meningkat. 

3. Kopi Kintamani

Shutterstock/Fakhri Anindita

Bali selain memiliki keindahan alam untuk obyek wisata juga mempunyai produk kopi yang layak untuk diekspose. Kopi arabika kintamani satu ini sangat erat dengan kualitas aromanya yang menyesuaikan tanaman di sekitarnya seperti jeruk dan rempah.

Kopi Kintamani ini telah diekspor di berbagai negara Eropa dan Amerika. Kopi organik ini juga sudah mengantongi indikasi geografis sehingga sudah memiliki paten yang kuat.

4. Kopi Bajawa

Shutterstock/ariningrumss

Kopi Indonesia yang telah mendunia lainnya adalah yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur yaitu kopi Bajawa. Salah satu yang menjadi istimewa dari kopi Bajawa ini adalah cara penanamannya yang masih organik.

Sehingga para petani kopi tidak menggunakan peptisida yang dapat mempengaruhi hasil kopinya. Selain itu teknik pemetikan kopinya juga dilakukan secara selektif sehingga buah kopi yang dipetik merupakan buah kopi yang sudah masak. Kopi Bajawa memiliki potensi yang cukup besar untuk diekspor.

5. Kopi Wamena

Shutterstock/Ronaldy Irfak

Kopi arabika dari ujung Timur Indonesia ini telah mendunia sehingga sangat berharga dan bisa diibaratkan sebagai mutiara. Tidak berlebihan karena salah satu ekspor kopi ke luar negeri juga berasal dari Wamena.

Perilaku dari para petani kopi di Wamena serta didukung dengan kondisi geografis penanaman kopi ini mendukung kualitas kopi Wamena hingga menjadi kopi Indonesia yang telah mendunia.

6. Kopi Lampung

Shutterstock/Nur kholiK

Kopi Lampung memiliki komoditi unggulan yaitu kopi robusta yang memiliki karakteristik yang kuat, lantaran Lampung memiliki kisaran suhu 24–30° Celsius dan dataran yang strategis, sehingga jenis kopi ini bisa tumbuh subur.

Persebarannya ada di Liwa, Sumber Jaya, Suoh, dan Sukau. Kopi robusta Lampung juga merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Menurut Kementerian Pertanian RI, setidaknya ada sekitar 106 juta ton robusta yang dihasilkan pada tahun 2018 saja!

7. Kopi Luwak

Shutterstock/yuliya drazdovich

Bermula dari rasa penasaran warga Indonesia untuk mencicipi hasil kopi yang ditanamnya. Hingga pada suatu waktu terdapat biji kopi yang berasal dari hewan luak yang tidak hancur dalam proses pencernaanya.

Hingga kini dikenal sebagai kopi Indonesia yang telah mendunia dan tentunya harganya yang mahal. Selain dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai produk yang berkualitas.

Namun tidak membuat kopi luwak mati dipasaran dan tetap berjaya dengan produk terbaiknya.

Proses pascapanennya saja membutuhkan waktu yang tidak sebentar termasuk proses pencucian yang mencapai 7 kali dalam air mengalir. Sangat salah jika kopi luwak tidak memiliki nilai kebersihan dan kesehatan yang layak.

Kopi luwak terdiri dari jenis kopi arabika dan robusta yang berbeda pada kandungan kafeinnya saja, dimana kopi luwak robusta memiliki kandungan kafein yang lebih banyak.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Populer